KABAR GURU - Wacana tentang penghapusan guru honorer semakin kencang
diperbincangkan. Bahkan, Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI),
Muhammad Ramli Rahim (MRR) sepakat jika guru honorer dihapuskan. "Saya sepakat jika guru honorer dihapus, karena memang tidak
memanusiakan guru," kata MRR melalui sambungan telepon, Sabtu 7 Januari
2017.
Berdasarkan data IGI, jumlah guru honor yang ada di Sulsel sebanyak
49818 orang. Jumlah PNS guru di Sulsel, 79846 orang, sedangkan jumlah
guru tidak tetap di Sulsel, 9102, sementara guru tetap yayasan di Sulsel
8400 orang .
![]() |
| Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim / Nasrudin |
Dia mengatakan, pengurangan tersebut berdampak pada kurangnya jumlah
guru di Sulsel. Menurutnya, harus perlu melakukan penambahan guru dengan
seleksi ketat, agar diperoleh guru terbaik dengan gaji yang layak.
"Yang paling terpenting itu, guru harus juga memenuhi persyaratan,
seperti harus sarjana S1, jurusan pendidikan, wajib memiliki sertifikat
PPG dan PLPG serta nomor urut guru," papar Mantan Politisi Golkar Maros
ini.
Kabar lainnya :
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo (Irman
YL) mempertanyakan keberadaan guru honorer. Menurutnya pengangkatan guru
honor tersebut dinilai melanggar Permen PAN nomor 48.
Selain itu, untuk menjadi guru harus memenuhi empat persyaratan
yakni, sarjana S1, jurusan pendidikan, memiliki Akta 4 dan memiliki
nomor urut guru.
"Guru honorer apakah bernar guru, kalau PNS jelas formasi gurunya,
nah kalau guru honorer bagaimana? Sudah memenuhikah empat syarat itu?
Kalau tidak ada, hancur siswa kalau diajar, sedangkan yang memenuhi
syarat saja belum tentu siswanya baik, apalagi yang tidak lengkap,"
jelas adik kandung Gubernur Sulsel ini.
Sekian informasi diatas yang kami lansir dari makassarterkini.com dan semoga bermanfaat . Update perkembangan terbaru dari dunia Pendidikan Indonesia otomatis di timelne facebook anda dengan like fanpage facebook KABAR GURU. Silahkan kunjungi laman INI untuk kabar lainnya. Terima kasih.

