DEFISIT: POTONG SAJA TPP PEJABAT YANG GAJINYA LEBIH BESAR, DARIPADA GURU

KABAR GURU - Rencana pemangkasan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) harus dilaksanakan secara proporsional.

Pengamat Hukum Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah, mengatakan pemangkasan terbesar harusnya dilakukan untuk pegawai di level atas.

DEFISIT: POTONG SAJA TPP PEJABAT YANG GAJINYA LEBIH BESAR, DARIPADA GURU

"Harusnya pos TPP untuk pejabat tertentu dapat potongan lebih besar, dibanding pegawai yang lebih rendah. Contohnya Sekda itu Rp 35 juta sebulan, Asisten Rp 25 juta, Eselon II Rp 17 juta, dan tenaga ahli Rp 20 juta," kata Castro, sapaan Herdiansyah Hamzah.

Castro membayangkan ada pejabat Kaltim yang meniru semangat mantan Presiden Uruguay, Jose Mujica.

Jose, kata Castro, menyumbangkan 90 persen gajinya sebagai Presiden untuk warga miskin.

"TPP di Pemprov Kaltim ini Rp 450 miliaran per tahun. Jika dipangkas setengah, ya masih besar juga. Apalagi jika pemangkasannya dipukul rata," tuturnya.

Demikian informasi DEFISIT: POTONG SAJA TPP PEJABAT YANG GAJINYA LEBIH BESAR, DARIPADA GURU. Berita tersebut dilansir dari tribunnews.com dan jangan lupa like  fanspage serta kunjungi situs kami KABAR GURU untuk dapat mengakses kabar terbaru dan terupdate  yang kami lansir dari sumber-sumber resmi dan terpercaya. Semoga informasi ini bermanfaat.