KABAR GURU - Guru SMA dan SMAK Bukan Tanggung Jawab Disdik Lagi
Per 1 Oktober, semua pengelolaan SMA dan SMAK di Kota Malang akan
dialihkelola Dinas Pendidikan Jawa Timur. Otomatis, semua guru SMA dan
SMK menjadi tanggung jawab provinsi.
Kini, Dinas Pendidikan Kota Malang akan fokus mengurusi semua keperluan guru PAUD hingga SMP.
“Bebannya jadi berkurang, karena sudah tidak mengurusi guru SMA dan
SMAK,” kata Kasi Fungsional Disdik Kota Malang, Jianto, saat dihubungi
MVoice.
![]() |
| Ilustrasi Guru Mengajar |
Menurut data terupdate di Disdik Kota Malang, jumlah guru SMK yang
berstatus PNS sebanyak 522 orang, sedang guru SMA yang PNS sebanyak 492
orang, dan guru swasta ada 1.442 orang.
Sementara guru SD berjumlah sekitar 1.990 dan guru SMP sebanyak 1.500
orang. Menurut dia, sebagian besar sudah mendapatkan tunjangan
sertifikasi.
- BACA JUGA : PGRI USUL INSENTIF GURU DINAIKKAN
Terkait nasib GTT-PTT (Guru Tidak Tetap-Pegawai Tidak Tetap) jenjang
SMA dan SMK, Jianto menegaskan, semua sudah diserahkan ke provinsi. Ia
tidak mengetahui apakah insentif buat mereka nanti akan lebih tinggi
dari sebelumnya. “Ya tergantung gubernur,” jawabnya singkat.
Jumlah GTT-PTT SMA/K Kota Malang terdata sebanyak 1.277 orang. Selama ini, mereka sudah mendapat insentif dari Pemkot Malang.
Demikian kabar terkait Guru SMA dan SMAK Bukan Tanggung Jawab Disdik Lagi. Info tersebut dilansir dari malangvoice.com, dan jangan lupa like fanspage serta kunjungi situs kami KABAR GURU untuk dapat mengakses kabar terbaru dan terupdate yang kami lansir dari sumber-sumber resmi dan terpercaya. Semoga informasi ini bermanfaat.

