Kesejahteraan Guru Tak Meningkat, Program Sertifikasi Akan Ditata Ulang

KABAR GURU - Anggota Komisi X DPR RI Dadang Rusdiana berharap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menanta ulang dalam membuat program yang bertujuan mensejahterakan guru, salah satunya adalah sertifikasi. Pasalnya berdasarkan laporan, program setifikasi tahun 2016 dengan syarat nilai uji kompetensi yang naik menjadi 80 dari nilai 42, memberatkan para guru.

“Peningkatan batas nilai syarat kelulusan sertifikasi guru menjadi minimal 80 (dari nilai tertinggi 100). Lonjakan penambahan batas nilai ini cukup tinggi, karena sebelumnya batas nilai syarat kelulusan sertifikasi guru hanya 42. Guru di manapun akan keberatan mencapai angka tersebut karena dengan sayarat nilai kelulusan 42 saja banyak yang tidak lulus,” kata Dadang.

sertifikasi guru


Politisi dari Fraksi Hanura ini mengatakan, pihaknya akan mendorong Kemendikbud untuk mengkaji ulang syarat nilai kelulusan program sertifikasi tersebut. “Kita minta kaji ulang, untuk menentukan berapa sebenarnya nilai yang dianggap realistis,”ungkapnya.

Tak sampai di situ, masalah lain adalah syarat mengajar 24 jam yang dinilai memberatkan bagi pengajar mata pelajaran tertentu, misalnya mata pelajaran Bahasa daerah. “Mata pelajaran Bahasa daerah itu kan sedikit jadi sangat sulit guru mencapai 24 jam mengajar sehingga guru daerah sulit mendapatkan sertifikasi. Misalnya guru bahasa daerah, dia kan mengajar tergantung kebijakan kepala daerah, ketika gubernur tidak mendorong bahasa daerahnya dalam kurikulum maka nasib mereka menjadi tidak jelas,”ungkapnya.

Dikatakannya, pihaknya meminta Kemendikbud untuk membuat roadmap terhadap kesejahteraan guru sehingga para guru tidak merasa gelisah. Sebab, kesejateran merupakan indikator terpenting dalam memajukan pendidikan

“Memang banyak hal yang harus dibenai untuk mengangkat kesejahteraan guru, termasuk bagaimana kita meningkatkan bukan hanya kaulitas tetapi juga kuantitasnya. Maka kita minta ada indikator yang jelas dan berkeadilan,” katanya.

Kabar lainnya :

Sekian informasi diatas yang kami lansir dari publik-news.com dan semoga bermanfaat . Update perkembangan terbaru dari dunia Pendidikan Indonesia otomatis di timelne facebook anda dengan like fanpage facebook KABAR GURU. Silahkan kunjungi laman INI untuk kabar lainnya. Terima kasih.