KABAR GURU - Komisi E DPRD Jateng mendukung penuh
rencana penggajian guru honorer minimal UMK di masing-masing
kabupaten/kota. Hal ini menunjukkan mulai ada keberpihakan terhadap
sektor pendidikan yang selama ini terkesan kurang mendapat perhatian.
Ketua Komisi E DPRD Jateng, AS Sukawijaya mengatakan, kebutuhan
anggaran untuk menggaji guru honorer sebesar Rp 12,2 miliar per bulan
atau Rp 147,2 miliar setahun tergolong kecil. Sebab selama ini, anggaran
untuk sektor pendidikan di Jawa Tengah masih kurang dari 20 persen
total APBD, atau tak sampai Rp 1 triliun.
“Pemprov Jateng itu kaya. APBD nya juga besar. Jadi APBD tidak akan
jebol kalau hanya untuk bayar gaji guru honorer. Dibandingkan dengan
anggaran tambahan penghasilan pegawai (TPP) untuk PNS Pemprov Jateng
yang mencapai Rp 1,4 triliun, selama ini anggaran untuk pendidikan tidak
ada apa-apanya. Harusnya anggaran pendidikan di Jateng sekitar Rp 3
triliun,” ujarnya.
Politikus Partai Demokrat tersebut berjanji, akan mendorong agar
rencana penggajian sesuai UMK tersebut dapat benar-benar terealisasi.
Sebab selama ini, gaji guru honorer hanya sekitar Rp 200.000-Rp 300.000,
jauh dari standar UMK. “Kami akan terus mendorong agar ini bisa
terlaksana. Kalau tidak bisa, gaji kepala Dinas Pendidikan saja yang
dipotong,” tandasnya.
Adanya peralihan kewenangan pengelolaan SMA/SMK dari kabupaten/kota
ke provinsi pada Januari 2017 tersebut, menurutnya membawa pengaruh
positif bagi dunia pendidikan di Jawa Tengah. Setidaknya pemprov
didorong untuk lebih memperhatikan sektor pendidikan, terutama nasib
guru honorer.
“Selama ini sektor pendidikan dianaktirikan, karena fokus pembangunan
di Jateng adalah infrastruktur. Kami tetap mendukung itu. Tapi ada juga
urusan wajib lain yang jangan ditinggal seperti pendidikan,” tuturnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Nur Hadi Amiyanto
mengatakan, kebutuhan anggaran pengambilalihan pengelolaan SMA/SMK dari
kabupaten/kota ke provinsi oleh pemprov diperkirakan mencapai Rp 1,003
triliun. Anggaran tersebut digunakan untuk membayar gaji guru selama
2017. Ada 2.391 SMA/SMK negeri dan swasta di Jateng yang akan
dilimpahkan pengelolaannya ke pemprov.
Demikian informasi RENCANA PENGGAJIAN GURU HONORER MINIMAL UMK. Berita tersebut dilansir dari laman suaramerdeka.com dan jangan lupa like fanspage serta kunjungi situs kami KABAR GURU untuk dapat mengakses kabar terbaru dan terupdate yang kami lansir dari sumber-sumber resmi dan terpercaya. Semoga informasi ini bermanfaat.

