KABAR GURU - Diberitakan dari goaceh.co Bupati Aceh Selatan H T Sama Indra, menuding 150 guru di Kecamatan Tapaktuan dan Samadua hanya makan gaji buta. Pasalnya para pendidik tersebut tidak bisa ditugaskan di wilayah Trumon Raya, Bakongan Raya dan Kluet Tengah.
"Ada150 guru di Tapaktuan dan Samadua hanya dibayar gaji buta. Alasannya karena jumlah guru di dua kecamatan menumpuk. Mereka ini tidak bisa berbagi kasih dan mendidik anak-anak kita di Trumon Raya, Bakongan dan Kluet Tengah," ucap bupati Senin, (1/8/2016) sore.
![]() |
| Guru Daerah Terpencil (Gurdacil) terima SK dari Bupati Aceh Selatan, H T Sama Indra, Senin (1/8/2016). |
Pernyataan itu disampaikan dalam acara perpisahan bersama 85 guru Sarjana Mengajar daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM3T) dan penempatan tugas tenaga kontrak Guru Daerah Terpencil (Gurdacil.
Menurut H T Sama Indra, apabila di-SK pindahkan, maka pihak keluarga berusaha keras mengembalikan yang bersangkutan ke tempat semula. Fenomena itu diakui sudah dilaksanakan, namun tetap berbenturan dengan berbagai pihak.
"Semacam buah simalakama. Siasat dan perilaku ini dikaitkan balas jasa dan pertimbangan politik yang menjadi beban pemerintah daerah. Sadar atau tidak kita sadari, faktor ini menjadi salah satu penyebab mutu pendidikan Aceh Selatan terseok-seok," katanya.
Mengatasi persoalan tersebut, katanya, tahap pertama Pemkab Aceh Selatan merekrut 63 tenaga kontrak Gurdacil masa kerja enam bulan. ”Nanti kontraknya diperpanjang kembali. Selain Gurdacil, kita juga akan akan mendapat tambahan 40 Guru Garis Depan,” katanya.
BACA JUGA :

