KABAR GURU - Hingga sekarang, profesi sebagai Pegawai Negeri Sipil masih menjadi
impian bagi sebagian masyarakat Indonesia. Setiap tahun, pembukaan Calon
Pegawai Negeri Sipil (CPNS) selalu dibanjiri ribuan peminat. Namun
untuk penerimaan mendatang, ada pemberlakuan baru dari Menteri
Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB)
Indonesia.
Menpan RB Asman Abnur mengatakan saat ini kementriannya memiliki
sejumlah kriteria untuk calon PNS walau saat ini belum membuka lowongan
baru. Sistem penerimaan PNS nantinya pun disebut akan lebih efektif dan
inovatif dengan peran aktif Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
"CPNS tahun ini masih moratorium. Nanti ke depan kita menerima
betul-betul yang dibutuhkan. Jadi formasinya betul-betul misalnya guru,
guru apa. Apakah guru matematika. Apakah guru fisika. Jangan guru saja
judulnya, yang ada nanti beberapa sekolah isinya guru sejarah semua.
Guru bahasa semua, itu enggak boleh lagi terjadi," kata Asman di
Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu, 20 November dilansir Detik.
"Jadi betul-betul nanti setiap SKPD sudah punya data real tentang
pegawainya, kemampuannya termasuk guru-guru dan dokternya. Maupun bidan.
Dengan begitu nanti kita akan tahu kebutuhannya bener-bener yang mana,"
pungkasnya. "Ke depan ada kebijakan redistribusi, jadi kalau ada (SDM)
yang lebih di satu daerah mau tidak mau kita tarik ke daerah lain. Ini
juga salah satu program saya nanti akan menyebarkan yang tadinya jenuh
di satu tempat, dan daerah lain yang kosong nanti akan terisi.

