Mendikbud : Ini Solusi Bagi Guru Yang Tidak Linear Dan Kurang Jam Mengajar

KABAR GURU - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy mengungkapkan, capaian serapan pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2016 di kementeriannya mencapai 98,03 persen. Meski begitu, terdapat beberapa program yang belum sesuai target, salah satunya yakni soal tunjangan profesi guru.

"Target tunjangan profesi guru baik PNS maupun non-PNS 2016 adalah 1.508.498 guru, tetapi realisasi 1.433.322 guru," ujar Mendikbud di hadapan anggota Komisi X DPR RI, Kamis (19/1/2017).

Mendikbud Muhadjier Effendy
Mendikbud Muhadjier Effendy

Berdasarkan hasil tersebut, artinya serapan anggaran untuk tunjangan profesi guru baru 95,01 persen. Muhadjir mengklaim, ada beberapa kendala dalam penuntasan program tunjangan profesi guru.

"Kendala terdapat pada pemenuhan 24 jam tatap muka mengajar sebagai batas minimum mengajar bagi guru, dan linieritas keahlian guru dengan mata pelajaran yang diajar," terangnya.

Saat ini, pihaknya tengah mencari solusi untuk mengatasi persoalan pemenuhan jam mengajar tersebut dengan aktivitas lain terkait. Di samping itu linieritas akan definisikan sebagai rumpun ilmu bukan bidang studi.

"Sehingga, dimungkinkan ada guru yang mata pelajaran berbeda tapi masih dalam satu rumpun masih bisa dikatakan linier. Ini cara kami untuk mengurangi persoalan hambatan dari guru sehingga lebih fokus mengajar murid," tandasnya.              

Sekian informasi diatas yang kami lansir dari okezone.com dan semoga bermanfaat . Update perkembangan terbaru dari dunia Pendidikan Indonesia otomatis di timelne facebook anda dengan like fanpage facebook KABAR GURU. Silahkan kunjungi laman INI untuk kabar lainnya. Terima kasih.