KABAR GURU, JAKARTA -- Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI)
meminta pemerintah jangan membebani banyak tugas administratif kepada
guru. Permintaan tersebut merujuk pada rencana Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyelenggarakan sekolah pendidikan
karakter atau full day school.
"Guru jangan dibebani banyak
tugas administratif. Masak sudah ngajar full day school, tapi masih
harus memenuhi kebutuhan 24 jam," kata Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum
PB PGRI Unifah Rosyidi di Gedung Guru Indonesia, Jakarta Pusat, beberapa
waktu lalu.
![]() |
| Foto : Unifah Rosyidi |
Ia mengaku setuju dengan langkah Mendikbud
membenahi sistem syarat mengajar 24 jam untuk memperoleh tunjangan
sertifikasi guru. Ia juga mendukung kebijakan Mendikbud melaksanakan
sekolah selama lima hari dan menjadikan Sabtu sebagai hari keluarga.
"Ini kompensasi biar guru bisa maksimal," katanya menjelaskan.
Unifah mengatakan, PGRI sudah diundang untuk memformulasikan kebijakan
yang sesuai bagi guru, khususnya untuk merumuskan syarat pemenuhan
sertifikasi dan mengajar sekolah pendidikan karakter. Dengan begitu, ia
berujar, tidak ada lagi istilah kerja buruh bagi guru.
Demikian informasi PGRI Desak Mendikbud Agar Beban Guru Jangan Ditambah. Berita tersebut dilansir dari laman http://www.republika.co.id/ dan jangan lupa like fanspage serta kunjungi situs kami KABAR GURU untuk dapat mengakses kabar terbaru dan terupdate yang kami lansir dari sumber-sumber resmi dan terpercaya. Semoga informasi ini bermanfaat.

